Habib Rizieq Tuding ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Prabowo, Dudung: Ulama Itu Meneduhkan

Binti Mufarida
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman buka suara terkait tudingan Habib Rizieq terkait ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Presiden Prabowo. (Foto: iNews.id)

Sebelumnya, ramai tayangan video di akun YouTube Islamic Brotherhood Television, Habib Rizieq merasa heran Presiden Prabowo bisa mengeluarkan pernyataan pergi saja ke Yaman. Menurutnya, Prabowo sejak dulu hanya menyampaikan pergi saja ke luar negeri, tanpa menyebutkan negara tertentu. 

“Gara-gara apa tu itu? punya teman jelek Saudara. 1 tahun setengah presiden kita nggak pernah ngomong begitu, kenapa hari ini dia mengatakan begitu?” kata Rizieq dilihat di akun YouTube Islamic Brotherhood Television. 

“Kalau dulu ada menteri segala urusan nyebut ngusir luar negeri kalau mau protes-protes. Presiden kita minta nasihat tahu-tahu ngomongnya sama, pergi ke luar negeri. Sekarang ada tambahan malah pergi ke Yaman. Dari mana nih kata Yaman keluar Saudara?” sambungnya. Rizieq menganggap pernyataan Prabowo yang menyampaikan pergi saja ke Yaman karena mendapat bisikan dari 'Jenderal Baliho'. 

“Eh ternyata ada sebabnya lagi ada Jenderal Baliho yang sudah lama nggak dipakai Saudara sudah diparkir eh tahu-tahu kemarin dipanggil ke Istana, diangkat menjadi penasihat presiden bidang pertahanan nasional, dilantik lagi Saudara,” katanya. 

Diketahui, istilah Jenderal Baliho muncul saat Dudung masih menjabat sebagai Pangdam Jaya tahun 2020. Dudung memerintahkan untuk menurunkan baliho Front Pembela Islam (FPI) yang sudah dibubarkan pemerintah.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
4 menit lalu

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri, Target Tuntas 2029

Nasional
11 menit lalu

Prabowo Putuskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Bukan Kementerian

Nasional
27 menit lalu

Prabowo Tegaskan Kapolri Tetap Dipilih Presiden dan Disetujui DPR

Nasional
1 jam lalu

Komisi Reformasi Polri: Presiden Putuskan Jabatan Sipil Bisa Diduduki Polisi Dibatasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal