Gus Yaqut Desak Regenerasi di Tubuh PBNU, Begini Tanggapan Kiai Said

Dimas Choirul
Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Instagram)

Meski demikian, Gus Yaqut yang kini menjabat Menteri Agama menegaskan tidak terlibat dalam kontestasi.

“Sebagai pembantu Presiden, saya tidak terlibat dalam kontestasi karena memang negara hanya bersifat fasilitasi atas kegiatan dan dinamika Ormas. Kalau sampai di sini nggak paham juga, mungkin kita perlu ngopi lebih banyak dan piknik lebih jauh,” cuitnya.

Diketahui, selain Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang sudah mendeklarasikan diri kembali maju dalam Muktamar ke-34 NU, kandidat lain yang bakal menjadi calon kuat Ketum PBNU yakni KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Gus Yahya tidak lain kakak kandung Gus Yaqut. 

Harapan adanya regenerasi kepemimpinan NU ini juga disuarakan Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Keponakan Gus Dur ini menilai Kiai Said Aqil sudah dua periode dan sudah cukup waktu untuk berbuat bagi NU. “Saya sendiri menginginkan regenerasi dan Gus Yahya sangat layak meneruskan kepemimpinan di PBNU,” ujarnya.

Setuju Regenerasi

Menanggapi pentingnya regenerasi di tubuh NU, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengaku sangat setuju dengan adanya regenerasi. Kiai Said pun mengaku sudah melibatkan orang-orang muda masuk di jajaran kepengurusan.

"Regenerasi itu sesuai kebutuhan, kalau nanti saya kepilih, nanti beberapa jajaran ketua, nah kita cari yang muda-muda," kata Kiai Said Aqil dalam konferensi pers di Jalan Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat, Rabu (8/12/2021).

Kiai Said Aqil memaknai bahwa regenerasi ini sebagai pelibatan generasi muda di kepengurusan PBNU. "Yang penting generasi muda kita libatkan dalam kepengurusan ini. Sekarang sudah mulai kok, Sekjen muda banget. Pak Helmy (Faisal Zaini, Sekretaris Jenderal PBNU) itu muda, Pak Marsudi (Syuhud, Ketua PBNU) itu muda," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Fasilitasi Pelaksanaan Salat Iduladha untuk Tahanan di Gedung Merah Putih

57 tahun lalu

KPK Perpanjang Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 30 Hari ke Depan

57 tahun lalu

Gus Ipul Respons Salam dari Gus Yaqut saat Bertemu di KPK: Terima Kasih

57 tahun lalu

Gus Yaqut Ditahan, Kuasa Hukum Sebut KPK Serampangan Proses Hukum Kasus Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal