Guru Besar UGM Usul Tunjangan Pejabat Dipotong demi Bayar Gaji PPPK

Yuwantoro Winduajie
Ilustrasi Guru Besar UGM usul pemotongan tunjangan pejabat untuk membayar PPPK. (Foto: Freepik)

Agus turut meminta pemerintah mengkaji kembali ketentuan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD. Menurut dia, setelah efisiensi anggaran dilakukan, kemampuan fiskal daerah ikut menurun sehingga batas belanja pegawai otomatis menyusut, sementara kebutuhan pembayaran gaji tidak berkurang.

Dalam jangka panjang, dia mendorong pemerintah mengevaluasi kebutuhan riil aparatur sipil negara sebelum membuka rekrutmen PPPK baru. Namun, dia menegaskan rekrutmen tetap perlu dilakukan apabila sektor pendidikan dan kesehatan masih kekurangan tenaga.

“Kalau sekolah memang masih membutuhkan guru, tentu harus ditambah. Kalau pelayanan kesehatan masih membutuhkan tenaga kesehatan, ya harus direkrut. Tetapi kita juga harus merestrukturisasi pekerjaan yang sudah tidak relevan agar sumber daya manusia dapat dimanfaatkan secara lebih efektif,” jelasnya.

Menurut Agus, penyelesaian persoalan gaji PPPK tidak cukup dilakukan dengan menghentikan rekrutmen pegawai baru atau meminta daerah mencari pendapatan tambahan. Dia menilai pemerintah perlu menata ulang prioritas belanja negara, memperbaiki sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, serta merestrukturisasi belanja aparatur agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 jam lalu

DPR Tetapkan Wahidah Suaib PAW Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto

5 jam lalu

Pramono Jamin Pemprov DKI Tak Kesulitan Bayar Gaji PPPK: Budgetnya Ada

6 jam lalu

DPR Minta BPKS Perkuat Tata Kelola, Optimalkan Sabang Jadi Hub Perdagangan dan Logistik

6 jam lalu

TNI-Polri Ikut Awasi Wajib Pajak, DPR Ingatkan Jangan Sampai Takut-takuti Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal