Guru Besar UGM Nilai Konflik Palestina dan Israel Rumit, Panjang dan Tanpa Akhir

Binti Mufarida
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Sigit Rianto saat diskusi “Menerka Masa Depan Palestina” secara virtual, Rabu (8/5/2024). (Foto tangkapan layar).

JAKARTA, iNews.id - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Sigit Rianto menilai konflik Palestina dan Israel rumit, berkepanjangan dan tanpa akhir. Hingga saat ini konflik tersebut terus terjadi dan sudah menyebabkan ribuan korban meninggal dunia.

“Kita melihat di dalam konflik antara Palestina dan Israel, saya mengatakan never ending atau tidak akan pernah selesai. Ini yang dikatakan konflik yang rumit, tanpa akhir dan berkepanjangan,” kata Sigit saat diskusi “Menerka Masa Depan Palestina” secara virtual, Rabu (8/5/2024).

Sigit pun mengatakan bahwa ada krisis kemanusiaan di perang Palestina dan Israel. Sehingga, hal inilah yang menyebabkan konflik di Gaza dilematik. 

“Ada krisis kemanusiaan di sana, semua dilanggar di sana. Sering kali dinamika konflik di Gaza dilematik," katanya.

Menurut dia, kesepakatan silih berganti dituangkan baik legal khususnya melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan konvensi pada 1947 tentang two state solution atau solusi dua negara tapi tidak berhasil meredam konflik antara Palestina dan Israel.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal