Lepas dari ring 1 Istana, kariernya meroket. Dia dipromosikan sebagai Danrem 074/Warastratama (2021-2022), kemudian Danrem 061/Surya Kencana (2022-2023). Sempat dimutasi sebagai Staf Khusus KSAD (2023), Rudy kembali ke lingkaran Istana sebagai Sesmilpres Kemsetneg RI (2023-2024).
Dalam mutasi terbaru, Panglima TNI menunjuk jenderal Baret Merah ini sebagai Pangdam V/Brawijaya. Tentara yang pernah mengenyam pendidikan Webster University di Amerika (2011) ini menggantikan Mayjen TNI Rafael Granada Baay yang diplot jadi Pangdam Jaya.
Sama seperti Bambang Trisnohadi, Brigjen TNI Dwi Sasongko juga dikenal sebagai pati dengan kemampuan akademik brilian. Jenderal kelahiran Tulungagung, 30 November 1976 ini hattrick (tiga beruntun) lulusan terbaik Akmil 1998, Dikreg Seskoad L (2012), dan Dikreg Sesko TNI XLVIII (2021).
Mengambil kecabangan infanteri, karier militer Dwi banyak dihiasi di Kostrad. Alumnus SMA Taruna Nusantara ini antara lain pernah menjabat Danyonif 305 Para Raider/17/1 Kostrad (2014-2017) hingga Waasops Kaskostrad pada 2018. Dwi juga tercatat pernah menjabat Dansatgas RDB Konga XXXIX-A Kongo pada rentang 2018 hingga 2019.
Melalui mutasi kali ini, Panglima TNI memercayainya untuk membantu tugas-tugas KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dwi yang sebelumnya menjabat Danmentar Akmil akan mengisi posisi seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 24 Juli 2024 mengemban amanat sebagai Wakil Asisten Latihan KSAD Bidang Kerja sama Militer.