Gibran Tanggapi Jokowi Minta Maaf: Itu Hal Biasa

Riyan Rizki Roshali
Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka merespons permintaan maaf Presiden Jokowi menjelang akhir jabatan. Menurutnya, permintaan maaf itu hal yang biasa. (Foto: Riyan Rizki Roshali)

Dia mengakui tidak bisa memenuhi seluruh harapan masyarakat selama menjadi kepala negara. “Kami sangat menyadari bahwa sebagai manusia kami tidak mungkin dapat menyenangkan semua pihak, kami juga tidak mungkin dapat memenuhi harapan semua pihak,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Jokowi harus mempertanggungjawabkan kebijakan yang dikeluarkan selama menjabat presiden terlebih dahulu sebelum meminta maaf.

Salah satu yang disorot yakni data impor beras. Partai berlambang banteng itu menilai ada manipulasi terhadap data-data yang disampaikan.

"Partai menegaskan bahwa kebijakan-kebijakan dari seorang presiden itu dipertanggungjawabkan di hadapan rakyat. Contohnya kami yang selama ini getol menolak impor beras sekarang terbukti bahwa data-data yang sebelumnya disampaikan ternyata manipulatif," kata Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Sabtu (3/8/2024) malam.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gibran Blusukan Keliling Agats Papua Selatan, Naik Motor Listrik

57 tahun lalu

Gibran Kunker ke Papua: Pembangunan Tak Lagi Jawa-sentris, tapi Indonesia-sentris

57 tahun lalu

PDIP Kritik Diskusi di UGM Hanya Tampilkan Pejabat Pemerintah: Mahasiswa Harus Jadi Narasumber

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal