Gerindra: Era Ahok Ada Selisih Rp1,2 T di KUA-PPAS, PSI Jangan Terlalu Genit

Wildan Catra Mulia
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu menegaskan, cara pandang William soal anggaran harus dirubah. Dia menyebut ada ruang dalam sidang yang bisa diselesaikan dengan baik tanpa membuat narasi-narasi yang akan menjadi polemik di masyarakat.

“Saya kira ini metode baru anggota dewan dan mestinya berubahlah. Ayo kita diskusi dengan argumen yang kuat di dalam (rapat). Jadi mendefinisikan transparansi itu bukan di awur-awur,” katanya.

Sebelumnya, William dilaporkan warga Ibu Kota ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta karena dinilai melanggar kode etik anggota dewan. Pelanggaran kode etik yang dimaksud yakni membocorkan draf KUA-PPAS ke media sosial. Padahal, draf itu semestinya masih menjadi pembahasan internal Pemprov DKI dan DPRD.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo soal Gaji Guru dan PNS Tak Bisa Baik: Uangnya Nggak Ada

57 tahun lalu

Prabowo Janji Tambah Anggaran Pembangunan Infrastruktur hingga ke Desa-Desa

57 tahun lalu

Kementerian PKP Tambah Alokasi KUR Perumahan Jadi Rp50 Triliun, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Banggar DPR Setujui Anggaran 7 Kemenko Tahun 2027, Segini Nilainya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal