Gerindra: Era Ahok Ada Selisih Rp1,2 T di KUA-PPAS, PSI Jangan Terlalu Genit

Wildan Catra Mulia
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, M Taufik, mengkritik politikus dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang diduga membocorkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran (KUA-PPAS) DKI Jakarta 2020 ke media sosial. Dia meminta partai pendatang baru itu tidak usah terlalu mencari perhatian publik dengan berperan bak pahlawan.

“Sebenarnya enggak ada yang istimewa. Cuma genitnya aja yang buat saya harus dikurangi dikit,” kata Taufik saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019).

Menurut dia, draf KUA-PPAS yang dibocorkan politikus PSI William Aditya Sarana lewat media sosial itu masih bersifat sementara. Kekeliruan penulisan angka dalam draf itu pun dinilai Taufik lazim ditemukan pada saat proses penggodokan anggaran. Namun, dia menyayangkan reaksi William mengunggah dan menyebarluaskan draf itu melalui akun sosial media sehingga berujung polemik.

Taufik pun bercerita, pada masa pemerintahan gubernur sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dia juga pernah menemukan angka janggal di KUA-PPAS. Namun, temuan itu tak lantas menjadi polemik di publik lantaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengajukan anggaran itu langsung dipanggil dan dimintai klarifikasi.

“Dulu (era Ahok) temuan ini juga ada. Dulu saya temukan selisih Rp1,2 triliun, tapi saya enggak buka ke publik,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo soal Gaji Guru dan PNS Tak Bisa Baik: Uangnya Nggak Ada

57 tahun lalu

Prabowo Janji Tambah Anggaran Pembangunan Infrastruktur hingga ke Desa-Desa

57 tahun lalu

Kementerian PKP Tambah Alokasi KUR Perumahan Jadi Rp50 Triliun, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Banggar DPR Setujui Anggaran 7 Kemenko Tahun 2027, Segini Nilainya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal