Akibatnya, sel-sel lemak viseral membesar dan kadar lemak di dalam darah akan naik, pun asam lemak berpotensi masuk ke liver. Tidak hanya itu, asam lemak pun dapat masuk ke pankreas, jantung, dan organ-organ lainnya.
"Pada akhirnya berbagai organ mengalami disfungsi yang berdampak pada kenaikan gula darah, resistensi insulin, kadar kolesterol naik, dan masalah jantung," papar Siti Nadia.
Sebagai tambahan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini bahkan sempat menyoroti dampak berbahaya dari obesitas sentral ini dalam pernyataannya yang menyebut pria dengan ukuran celana jeans di atas 33 cenderung lebih cepat 'menghadap Tuhan'.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa obesitas bukan hanya soal penampilan fisik, tetapi juga menyangkut kualitas dan harapan hidup masyarakat.