Gelombang PHK di Industri Media, Akademisi: Akses Publik terhadap Informasi Berkualitas Terancam

Maria Christina Malau
Akademisi yang juga pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Didik J Rachbini. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Industri media di Indonesia tengah menghadapi masa sulit dan tantangan besar. Sejumlah media nasional termasuk platform digital, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam beberapa tahun terakhir dan masih berlanjut di tahun ini.  

Akademisi yang juga pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Didik J Rachbini mengatakan, industri media di Indonesia saat ini memang sedang menghadapi tantangan besar, bahkan bisa disebut krisis struktural. Banyak perusahaan media melakukan PHK massal, pengurangan jumlah berita, hingga penggabungan redaksi. 

Menurutnya, setidaknya ada tiga penyebab kondisi media pada saat ini. Pertama dari faktor dan akibat tekanan ekonomi dan kedua karena disrupsi digital yang mengubah cara orang mengakses informasi. 

"Ketiga, pendapatan media berubah karena iklan dialokasikan lebih luas ke platform media online dan individu influencer," kata Didik yang juga Rektor Universitas Paramadina, kepada iNews.id, Selasa (13/5/2025).

Didik pun mengingatkan ancaman krisis yang dihadapi media saat ini dan perlunya pemerintah bersikap. Pers dan media pada dasarnya adalah pilar demokrasi sehingga peranannya tidak boleh runtuh karena kehadiran teknologi digital. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
11 hari lalu

Media Iran Rilis 13 Daftar Pemimpin dan Pejabat Negara Barat dalam Target Pembalasan

12 hari lalu

iNews Media Group Raih Peringkat 4 Turnamen Padel BTN 2026

18 hari lalu

Bukan PHK, Dasco Sebut 200 Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Kompensasi

18 hari lalu

DPR Panggil TikTok-Tokopedia! Dasco: Bukan PHK Massal, Hanya 200 Karyawan Ambil Kompensasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal