Geger! Bupati Purwakarta Disomasi gegara Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat yang Dinilai Rendahkan Perempuan

Muhammad Sukardi
Bupati Purwakarta disomasi gegara lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat. (Foto: Instagram)

Menurut Om Zein, keputusan tersebut masih akan dibahas bersama kuasa hukumnya menyusul somasi yang dilayangkan JBH.

"Kalau untuk kata-kata yang dianggap kontroversi saya minta maaf. Tapi kalau untuk somasi, karena kaitannya ini dengan somasi, saya harus konsultasi dulu dengan lawyer saya," ujarnya.

Dia menambahkan, hingga kini belum ada larangan resmi terhadap lagu tersebut, sehingga diperlukan pertimbangan hukum sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

"Apakah kemudian di-take down, karena kan belum ada pelarangan tentang lagu itu. Jadi saya harus konsultasi dulu, nanti akhirnya saya kabari lagi. Atau nanti lawyer saya yang menjelaskan bagaimana menanggapi somasi," katanya.

Om Zein juga memastikan tidak ada keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam proses pembuatan video klip lagu tersebut.

"Tidak ada keterlibatan ASN. Video itu diunggah melalui akun TikTok pribadi, Instagram pribadi, dan YouTube pribadi saya," ujarnya.

Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat pertama kali dipublikasikan pada Januari 2026 dan menuai kritik dari berbagai kalangan. Sejumlah warganet, aktivis perempuan, hingga anggota DPR Atalia Praratya menilai beberapa liriknya mengandung stereotip serta merendahkan perempuan, hingga akhirnya berbuntut somasi dari JBH.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta: Maafin Deh

57 tahun lalu

Bupati Purwakarta Bongkar Cerita di Balik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat, Tak Bermaksud Menyinggung!

57 tahun lalu

Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat yang Dinilai Rendahkan Perempuan

57 tahun lalu

MUI Kecam Lagu Lalaki Langit Karya Bupati Purwakarta: Rendahkan Martabat Perempuan

57 tahun lalu

Viral Kajian BEM Fakultas Psikologi terkait LGBT, UI: Bukan Sikap Resmi Kampus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal