Ganjar Muncul di Tayangan Azan, Pengamat Sebut Mengajak Orang Lain untuk Berbuat Kebaikan 

Jonathan Simanjuntak
Pengamat Politik Adi Prayitno. (Foto iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Pengamat Politik Adi Prayitno menyebut tampilnya Bacapres Ganjar Pranowo dalam tayangan azan di salah stasiun televisi bukan politik identitas. Ganjar hanyalah mengajak orang lain untuk berbuat kebaikan.

“Jelas bukan politik identitas. Politik identitas tak sederhana begitu definisinya,” kata Adi Prayitno saat dimintai keterangan, Senin (11/9/2023).

Dia menilai perbuatan Ganjar sama seperti jika politikus atau elite negara mengucapkan selamat berbuka puasa pada bulan suci ramadan.

“Itu hanya tayangan orang sholat, mengajak kebaikan. Lumrah dan perkara biasa. Dulu, banyak sekali elite negara yang tampil jelang dan saat buka puasa bilang marhaban ya ramadan dan mengucapkan selamat berpuasa dituding politik identitas. Padahal bukan politik identitas,” ungkapnya.

Adi lantas menjelaskan politik identitas ialah aktivitas mengajak orang lain memilih calon dalam pemilu berdasarkan sentimen agama, suku maupun ras. Sehingga aktivitas beribadah bukanlah sebuah politik identitas.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
21 hari lalu

Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid

1 bulan lalu

PDIP Dicap Abu-Abu, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

2 bulan lalu

Israel Sebut Suara Azan Berisik, Imam Masjid Al Aqsa: Suara Mesin Perang Anda yang Bising!

2 bulan lalu

Israel Bakal Larang Suara Azan, Imam Masjid Al Aqsa: Bahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal