Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Aan Eko Widiarto menyampaikan, penghargaan ini diberikan kepada alumni, dosen, maupun karyawan yang memiliki jasa besar bagi kampus dan masyarakat termasuk salah satunya aktivis Munir.
“Oleh karena itu ada penghargaan kepada para alumni kita. Termasuk para dosen ataupun karyawan dari kampus kita karena mereka memiliki peran atau memiliki jasa yang besar,” kata Aan dalam sambutannya.
Aan menambahkan, penghargaan Prominen Alumni dibagi dalam empat kategori utama, yaitu alumni yang memiliki peran besar dalam pengembangan ilmu hukum, alumni yang memiliki peran besar dalam kepemimpinan publik, alumni yang dikenal sebagai sosok dermawan, dan Alumni yang berkontribusi dalam memperkuat peradaban, termasuk dalam penguatan masyarakat sipil.
Aan pun meminta maaf kepada alumni FHUB yang tidak mendapatkan penghargaan.
“Kami juga mohon maaf kepada para alumni yang ada yang mendapatkan penghargaan dan ada yang tidak mendapatkan penghargaan tapi memang kami harus menanggung risiko kalau ada protes, tapi ya lebih baik adalah sebagai rasa syukur untuk menghargai jasa para alumni dan para karyawan kita agar silaturahmi tidak terputus,” katanya.
Dia menyebut, penghargaan ini akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk apresiasi terhadap alumni yang memberikan dampak nyata di berbagai bidang.
“Tahun depan kita juga akan memberikan penghargaan yang sama kepada alumni kita,” tuturnya.
Selain itu, terdapat sejumlah alumni FHUB yang mendapatkan penghargaan diantatanya Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Wakil Jaksa Agung periode 2024-2025 Feri Wibisono, dan sejumlah nama lainnya.