Dalam grup tersebut, dia meminta untuk mengkaji terlebih dahulu potongan video dari ceramah JK tersebut. Sayangnya, para pelapor seperti Sahat Sinurat cs sudah memilih langkah melaporkan JK ke pihak kepolisian.
"Dan akhirnya saya pun leave group karena saya anggap sudah tidak sejalan dengan saya. Karena apa? Tujuan saya memberikan somasi terbuka waktu itu adalah mencegah kemarahan yang mungkin timbul dari kelompok-kelompok Kristen. Saya tidak mau bangsa ini terpecah, maka saya harus mengambil kegelisahan itu saya sampaikan secara terbuka," katanya.
Seiring waktu, Ferdinand telah mendapatkan penjelasan dari pihak JK melalui juru bicaranya. Dia juga mempelajari secara utuh dengan menonton video aslinya di YouTube.
"Ternyata memang bahwa pembicaraan itu, statement yang diberikan oleh Pak JK itu bukan statement yang mandiri tetapi ada rangkaian statement yang memang kalau diputus, maknanya esensinya jadi berbeda," katanya.
Ferdinand memandang memang ada kekeliruan dalam pernyataan JK. Akan tetapi, kekeliruan itu tidak masuk dalam ranah pidana.
"Kekeliruan bukan sebuah pidana atau ada niat jahat di sana. Maka itulah yang saya anggap bahwa kekeliruan itu memang perlu diklarifikasi oleh Pak JK dan Pak JK kan kemudian memberikan klarifikasi terbuka," katanya.