Fenomena Bediding Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Suhu Dingin di Dieng Tembus 0,7 Derajat Celsius

Binti Mufarida
Fenomena bediding kembali terjadi sejumlah wilayah Pulau Jawa dengan udara malam lebih dingin pada malam hingga dini hari. (Foto: Ilustrasi/Instagram @mountnesia)

“Sebagai contoh, Kabupaten Malang, suhunya bisa drop hingga di bawah 19,5 derajat Celcius, jauh lebih dingin dibandingkan Jakarta yang relatif stabil hangat,” katanya.

Selain dipengaruhi musim kemarau, kondisi geografis juga berperan dalam memperkuat penurunan suhu. BMKG menyebut topografi dan elevasi wilayah dataran tinggi mampu mengunci udara dingin. 

Temuan tersebut diperkuat oleh data Land Surface Temperature malam hari dari sensor MODIS satelit cuaca yang menunjukkan terbentuknya zona-zona dingin di sepanjang deretan pegunungan di Pulau Jawa.

“Saking dinginnya fenomena bedinding ini, di daerah dataran tinggi seperti Gunung Bromo, air embun yang menempel di daun bisa membeku jadi kristal es, mirip hamparan salju,” ujar BMKG.

Fenomena tersebut dikenal masyarakat sebagai embun upas, yakni embun yang membeku akibat suhu udara yang sangat rendah. 

“Ini yang sering kita sebut sebagai embun upas. Data AWS BMKG mencatat, suhu di Bromo menyentuh angka 3,9 derajat Celcius pada tanggal 11 Juni kemarin. Dieng juaranya, suhunya hampir menyentuh titik beku di angka 0,7 derajat Celcius,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

BMKG: Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

23 jam lalu

Gempa Terkini M5,5 Guncang Sangihe Sulut, Kedalaman 10 Km

1 hari lalu

Gempa Besar M7,3 Guncang Meksiko, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

4 hari lalu

BMKG: 60,5% Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal