Fadli Zon Digugat ke PTUN soal Klaim Tak Ada Pemerkosaan Massal 1998

Vitrianda Hilba Siregar
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Foto: iNews.id)

Dia mengatakan laporan tim gabungan pencari fakta (TGPF) yang dibentuk pemerintah hanya menyebut angka. Laporan itu tanpa didukung data pendukung terkait nama, waktu, peristiwa, tempat kejadian, atau pun pelaku.

"Di sinilah perlu kehati-hatian dan ketelitian karena menyangkut kebenaran dan nama baik bangsa. Jangan sampai kita mempermalukan nama bangsa sendiri," tutur dia.

Fadli menegaskan mengutuk sekaligus mengecam keras perundungan dan kekerasan seksual terhadap perempuan, baik yang terjadi di masa lalu maupun saat ini. Dia menyebut pernyataannya soal pemerkosaan massal 1998 tidak menyangkal atau pun mengesampingkan penderitaan korban tragedi Mei 1998.

"Sebaliknya, segala bentuk kekerasan dan perundungan seksual terhadap perempuan adalah pelanggaran terhadap nilai kemanusiaan paling mendasar, dan harus menjadi perhatian serius setiap pemangku kepentingan," kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadli Zon Minta Maaf Pernyataannya soal Pemerkosaan Massal 1998 Dianggap Tak Sensitif

57 tahun lalu

Fadli Zon Sangkal Pemerkosaan Massal 1998, Anggota DPR: Tak Peka terhadap Korban

57 tahun lalu

Anggota DPR Menangis Dengar Fadli Zon Sangkal Pemerkosaan Massal 1998

57 tahun lalu

Kontroversi Pernyataan soal Pemerkosaan Massal 1998, Fadli Zon: Boleh Dong Beda Pendapat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal