Evakuasi dilakukan dengan menurunkan dua petugas damkar, yaitu Riki Teguh dan Billy Ahmad Zaelani. Keduanya menyelam untuk mencari HP yang berada di dasar kolam.
“Proses evakuasinya langsung disasar. Kami turunkan dua anggota. Mereka menyelam untuk mencari HP di dasar kolam,” kata Supriadi.
Kolam tempat handphone tercebur memiliki kedalaman hampir sedalam 2 meter. Meski awalnya HP dilaporkan jatuh di tepi kolam, namun saat ditemukan, posisinya sudah bergeser ke bagian yang lebih dalam.
“Lumayan dalam, hampir 2 meter. Kata korban, HP-nya tiba-tiba aja nyemplung ke kolam. Jatuhnya enggak ke tengah, tapi pas ditemukan udah agak ke dalam,” ucapnya.
Supriadi menegaskan pihaknya akan tetap menanggapi setiap laporan warga selama masih dalam kategori penyelamatan.
“Kalau ada laporan masuk, kami tetap verifikasi dulu. Setelah itu langsung kami datangi lokasi dan lakukan tindakan penyelamatan,” ujarnya.