JAKARTA, iNews.id - Ketua Forum Backstagers Indonesia Andro Rohmana menantang mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu berdebat usai mengatakan Event Organizer (EO) merupakan tempat paling aman untuk melakukan praktik korupsi.
Nilai anggaran yang diungkapkan Said Didu untuk EO acara-acara pemerintahan dalam satu tahun bisa mencapai Rp30-Rp50 triliun.
Pernyataan tersebut lantas mendapat kritikan dari Ketua Forum Backstagers Indonesia Andro yang mengatakan, mencatut profesi jutaan orang tanpa data adalah fitnah.
"Ketika tokoh publik dan seluruh penyelenggara acara berbicara mengenai EO adalah tempat korupsi paling aman, itu sama saja sesat pikiran," kata Andro dikutip dari tayangan video di Instagram, Jumat (3/4/2026).
"Ini bukan saja kita berbicara kekeliruan, tetapi ini tanda bahwa sistem kita masih buta pada sebuah nilai ekonomi kreatif," ucapnya.