Eks Kapuspen TNI Sebut Ternate Mayoritas Muslim: Pembubaran Nobar Pesta Babi demi Keamanan

Yuwantoro Winduajie
Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda (Purn) Iskandar Sitompul. (Foto: iNews)

Dia mengatakan kewenangan TNI dalam pembubaran tersebut berkaitan dengan tugas pengamanan wilayah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Seorang tentara itu di undang-undang dasar ada tulisannya. Saya kalau berbicara tuh pasti berbicara payung hukumnya. Payung hukumnya tuh di situ ada dikatakan bahwa TNI salah satunya adalah mengamankan wilayah,” ucapnya.

Iskandar meyakini keputusan pembubaran tidak diambil secara sepihak tanpa komunikasi internal di institusi keamanan.

“Saya yakin saya percaya sudah ada bisik-bisik, tetapi mungkin pada saat mengambil tindakan Dandim dia sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya, pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Khairun Ternate, Selasa 12 Mei 2026, dibubarkan aparat TNI. Acara tersebut terpaksa dibubarkan setelah panitia sempat berdebat dengan oknum anggota TNI yang hadir ke lokasi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komite Eksekutif Otsus soal Film Pesta Babi: Kritik untuk Pembangunan Papua 

57 tahun lalu

Polemik Film Pesta Babi, Ray Rangkuti: Yang Haram Itu Dimakan Bukan Dibicarakan

57 tahun lalu

KSAD soal Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?

57 tahun lalu

KSAD Buka Suara soal Pembubaran Nobar Film Pesta Babi, Bantah Ada Instruksi Pimpinan TNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal