Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komite Eksekutif Otsus soal Film Pesta Babi: Kritik untuk Pembangunan Papua 
Advertisement . Scroll to see content

Eks Kapuspen TNI Sebut Ternate Mayoritas Muslim: Pembubaran Nobar Pesta Babi demi Keamanan

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:37:00 WIB
Eks Kapuspen TNI Sebut Ternate Mayoritas Muslim: Pembubaran Nobar Pesta Babi demi Keamanan
Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda (Purn) Iskandar Sitompul. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda (Purn) Iskandar Sitompul menjelaskan alasan aparat membubarkan pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale di Ternate, Maluku Utara. Menurut dia, langkah tersebut diambil untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan konflik sosial di wilayah tersebut.

Iskandar menilai situasi di Ternate memiliki sensitivitas tinggi karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Penggunaan kata babi dalam judul film dinilai dapat memicu keresahan meski pun film tersebut membahas kritik terhadap pembangunan.

“Sejarah mengatakan demikian. Itu adalah Ternate. Ternate itu di sana kalau kita lihat statistik itu 96,7 persen beragama Islam,” ujar Iskandar dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Ada Apa di Balik Film Pesta Babi?' yang disiarkan iNews, Selasa (19/5/2026).

Dia mengatakan seorang komandan TNI memiliki pertimbangan tersendiri sebelum mengambil keputusan, terutama dengan melihat situasi wilayah, kondisi sosial masyarakat, hingga laporan intelijen yang diterima di lapangan. Menurut dia, munculnya tulisan Pesta Babi pada sejumlah spanduk dianggap dapat memicu keresahan dan protes dari masyarakat di Ternate.

“Nah, feeling seorang komandan dengan data-data intelijen itu banyak kerepotan atau banyak gangguan atau protes-protes karena di spanduk di mana-mana ditulis Pesta Babi. Jadi semuanya resah,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut