Eks Direktur WHO Soroti Kematian Bocah Sukabumi dengan Banyak Cacing di Tubuhnya

Muhammad Sukardi
Eks Direktur WHO Prof Tjandra Yoga Aditama. (Foto: Istimewa)

WHO menerangkan bahwa penyakit akibat cacing adalah infeksi yang disebabkan oleh berbagai jenis parasit cacing, seperti  cacing gelang 'Ascaris lumbricoides', cacing cambuk 'Trichuris trichiura', maupun cacing tambang yang dapat berupa 'Necator americanus' atau  'Ancylostoma duodenale'.

"Selain itu juga ada Strongyloides stercoralis, dan yang lainnya," tambah Prof Tjandra.

Nah, untuk penanganan kecacingan ini maka WHO menyampaikan setidaknya ada empat pendekatan, apa saja? 

  • Konsumsi obat cacing secara berkala
  • Penyuluhan kesehatan
  • Memperbaiki sanitasi
  • Jika sudah terjadi penyakit, maka sebenarnya sudah tersedia obat yang aman dan efektif untuk mengobatinya.

"WHO sudah mencanangkan target global pengendalian kecacingan Soil-transmitted helminth untuk tahun 2030. Tentu akan bagus kalau di Indonesia juga menetapkan target yang jelas pula, apalagi kalau Indonesia akan menyongsong Indonesia Emas 2045 yang tentu tidak elok kalau masih ada masalah kecacingan di masa itu nantinya," tambahnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Bocah 4 Tahun Meninggal dengan Banyak Cacing di Tubuhnya, Kok Bisa?

57 tahun lalu

Terungkap! Dokter RSUD Sukabumi Keluarkan 1 Kg Cacing dari Tubuh Balita yang Tewas

57 tahun lalu

Biaya Pengobatan Balita di Sukabumi Meninggal Dipenuhi Cacing Terkendala Birokrasi

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal