“Kontribusi pertumbuhan dihitung dari pertumbuhan masing-masing komponen dikalikan dengan pangsanya terhadap perekonomian. Dari perhitungan tersebut, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional,” ucapnya.
Pemerintah secara sengaja mendorong pertumbuhan belanja pada awal tahun sebagai bagian dari transformasi pola realisasi anggaran.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sering menumpuk di akhir tahun, belanja negara kini diarahkan agar terealisasi lebih cepat demi memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang merata sejak kuartal pertama.
Melalui sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter, pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini.
Langkah konkret yang diambil mencakup akselerasi belanja di berbagai Kementerian/Lembaga serta pelaksanaan program prioritas nasional guna memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tengah dinamika global.