Ekonom Noorsy Ungkap Akar Kegaduhan Politik dan Tudingan Makar, Ini Penjelasannya

Dwi Narto
Ekonom Ichsanuddin Noorsy dalam acara Rakyat Bersuara. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id - EkonomIchsanuddin Noorsy menyoroti isu demo dan tudingan makar. Dia menegaskan, akar dari kegaduhan politik dan tudingan subversif, termasuk tudingan makar, bersumber dari sistem demokrasi liberal yang diterapkan di Indonesia.

Menurutnya, propaganda demokrasi liberal yang kerap muncul di berbagai aktivitas dan lembaga menjadi pemicu utama. 

"Bukan berarti dia bisa langsung memicu kerusuhan, tetapi paling tidak dia mempropagandakan demokrasi," ucap Noorsy dalam acara Rakyat Bersuara yang disiarkan oleh iNews, Rabu (10/9/2025). 

Dia menambahkan, jika situasi ini terus terjadi, media pun berpotensi dituduh sebagai provokator kerusuhan.

Lebih lanjut, Noorsy menjelaskan bahwa sistem ini dikembangkan secara global oleh National Endowment for Democracy yang dibiayai oleh Kongres Amerika Serikat (AS). 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Analis Politik UNJ Ubedilah Badrun Duga Ada Aktor di Balik Pengerahan Massa Demo Ricuh, Siapa?

57 tahun lalu

Peneliti Media dan Politik Buni Yani Ungkap Tanda CIA Terlibat di Demo Ricuh, Apa Itu?

57 tahun lalu

Keras Ferry Irwandi Gausa Ngomong Soal Makar Kalau Pemerintah Berjalan Baik Ini Semua Tak Akan Terjadi

57 tahun lalu

Ahmad Alimuddin Sebut Anggaran MBG Hasil Efisiensi yang Dilakukan Negara, Bukan Motong Dana Pendidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal