Eep Saefulloh Minta TV Setop Tayangkan Quick Count: Ini Pemilu Terburuk Sepanjang Reformasi

Devi Ari Rahmadhani
Pakar politik Eep Saefulloh Fatah menilai Pemilu 2024 menjadi pemilu terburuk sepanjang reformasi. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id — Pakar politik Eep Saefulloh Fatah meminta agar televisi tidak menampilkan quick countPemilu 2024. Semua televisi harus menggantinya dengan real count atau hitung resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya ingin usulkan agar seluruh televisi menurunkan hasil quick count itu, tidak lagi memuatnya. Cukup pada hari pertama pemilu quick count ditayangkan,” ucap Eep melalui saluran YouTube Keep Talking, Minggu (18/2/2024). 

Eep juga mengingatkan agar KPU bertanggung jawab memberikan verifikasi dengan menunjukkan gambar C1 plano yang bisa diakses publik. 

“Saya memberikan kesempatan pada KPU untuk melakukan pertanggung jawaban pada publik sekaligus memberikan hak informasi yang memang dimiliki oleh semua pemilih yang sedang menunggu hasil dari perjuangan mereka masing-masing untuk dihitung secara layak,” katanya.

Menurut dia, Pemilu 2024 menjadi pemilu terburuk sepanjang reformasi. Salah satu indikatornya keterlibatan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

57 tahun lalu

Global Mediacom Hadirkan Teknologi yang Hubungkan Penonton TV ke Layanan Streaming

57 tahun lalu

ATVSI Apresiasi Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

57 tahun lalu

Prabowo Minta Semua Stasiun TV Putar Lagu Indonesia Raya Setiap Pagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal