Edhy Prabowo Curhat ke Ahmad Dhani: Perusahaan Lobster Setor ke Negara, Bukan Menteri!

Irfan Ma'ruf
Penyanyi yang juga pentolan grup band Dewa 19 Ahmad Dhani. (Foto: dok. Okezone).

Menteri dari Partai Gerindra itu menegaskan KKP tetap ingin budi daya lobster. Adapun tentang ekspor, ada juga keuntungan yang didapatkan negara dari kebijakan itu. Kepada Dhani, dia juga curhat (mencurahkan isi hati) mengapa banyak yang mempertanyakan kebijakan ekspor benih lobster tersebut.

“Ini kok (ada yang mempertanyakan) kenapa korporasi? Korporasi itu juga melibatkan nelayan. Kenapa perusahaan? Karena perusahaan itu bayar pajak lho. Setiap untung dia bayar 25 persen pajak. Banyak yang disetor perusahaan ke negara, bukan ke menteri,” katanya.

Tayangan berjudul “Kalam Laut Kita Kaya, Kok Nelayan Kita Hidup Miskin? Part 1 with Dr Edhy Prabowo” itu tayang pada 6 Agustus 2020. Sampai saat itu video tersebut telah ditonton lebih dari 92.000 kali.

Setelah Edhy Prabowo ditangkap, netizen pun mulai mengisi kolom komentar. “Ketangkap cuy. Rompi orange, sekarang susah,” tulis akun Onelast, pagi tadi.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
2 jam lalu

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

21 jam lalu

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Dinyatakan Case Closed, Ini Penjelasan KPK

22 jam lalu

KPK soal Laporan Raja Juli terkait Amplop Bupati Kuansing: Nominal Tak Diketahui

1 hari lalu

KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri soal Jadi Perantara Penerimaan Uang Bupati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal