Dubes Vorobieva Tegaskan Polemik Propaganda Rusia Jokowi Sudah Selesai

Antara
Presiden RI, Joko Widodo dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: AFP)

“Semoga kita akan melihat kerja sama yang jauh lebih baik ke depannya,” ujar Vorobieva.

Istilah propaganda Rusia sempat ramai usai diucapkan capres nomor urut 01 Joko Widodo saat kampanye di Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktul lalu. Penggunaan istilah propaganda Rusia menjadi isu karena beredar anggapan mengenai keterlibatan pihak asing dalam proses Pemilu 2019.

Jokowi mengaku melontarkan istilah tersebut untuk mengacu pada semburan kebohongan, dusta, dan hoaks yang bisa menyebabkan ketidakpastian. Jokowi dalam pernyataan klarifikasinya menyebutkan istilah propaganda Rusia berasal dari artikel lembaga konsultasi politik AS, Rand Corporation, pada 2016.

Terminologi tersebut mengacu pada teknik the firehouse of falsehood atau diseminasi informasi yang tidak sepenuhnya benar, dilakukan secara cepat, terus-menerus, dan tidak konsisten. Dia menegaskan, istilah itu sama sekali tidak mengarah pada negara Rusia.

Jokowi juga menuturkan, hubungannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak terganggu karena isu tersebut.

"Saya dengan Presiden Putin sangat-sangat baik hubungannya," kata Jokowi.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rizal Fadillah Minta Polisi Tegas soal Kasus Ijazah Jokowi: Beri Kepastian Hukum!

57 tahun lalu

David Pajung: Sidang Kasus Ijazah Jokowi Harus Terbuka agar Publik Melihat Fakta

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Belum Ditahan, Khozinudin: Polisi dan Jaksa Ragu!

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Sentil Kubu Jokowi: Klaim P21 tapi Desak Penahanan ke Penyidik, Gak Nyambung!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal