Dua WNI Sandera Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan di Filipina

Riezky Maulana
Dua dari tiga nelayan asal Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina berhasil dibebaskan, Minggu (20/12/2019). (Foto: Istimewa).

Pemerintah RI menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik dengan Pemerintah Filipina sekaligus mengucapkan duka cita atas gugurnya satu prajurit Filipina dalam operasi pembebasan tersebut. Pemerintah RI berharap satu sandera WNI atas nama MF dapat segera menyusul dibebaskan.

Pada Selasa (17/12/2019) lalu, Menko Polhukam Mahfud MD menggelar rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta untuk membahas upaya pembebasan tiga WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf.

Sebelum menggelar rakortas, Mahfud menyampaikan bahwa pemerintah sedang membahas langkah strategis pembebasan tiga nelayan tersebut. Negara, kata Mahfud, sudah memiliki tahapan untuk pembebasan tersebut.

"Apa langkah itu? Tentu ini rahasia karena kalau dibuka itu bukan sebuah tindakan untuk pembebasan. Itu saja ya," ujar Mahfud, Selasa (17/12/2019).

Rakortas dihadiri oleh Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono serta Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Terdapat pula nama Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Kepala Staf Umum TNI Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto, serta perwakilan dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kementerian Luar Negeri, dan Polri.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
1 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

2 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

4 hari lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

5 hari lalu

Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Menkum: Wujudkan Harapan Presiden dan Rakyat Indonesia untuk Tampil di Piala Dunia 2030

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal