DPR Minta Pemisahan Jalur Kereta Jarak Jauh dan KRL Diteruskan hingga Cikarang

Achmad Al Fiqri
KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur (foto: iNews.id/Aldhi Candra)

Iwan menyoroti evaluasi mengenai koordinasi perjalanan atau lalu lintas perkeretaapian. Mengingat dalam kecelakaan KA di Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu, benturan kereta terjadi dalam waktu yang sangat sempit pada jalur yang sama. 

“Harusnya informasi dapat terintegrasi. Jadi hal ini perlu menjadi evaluasi. Integrasikan komunikasi pusat kendali jalur kereta. Khususnya yang layananannya berbeda atau tidak sejenis, karena sepertinya koordinasi berbeda,” kata Iwan.

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi Timur menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Megapolitan
3 jam lalu

Buntut Kecelakaan Kereta, Wali Kota Bekasi Tempatkan Petugas Dishub di Pelintasan Sebidang

Nasional
4 jam lalu

Perindo Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Transportasi usai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Nasional
6 jam lalu

KNKT Selidiki Persinyalan Kereta Api Imbas Kecelakaan di Bekasi, Cari Kelemahan Sistem

Nasional
18 jam lalu

Kemenhub-KAI Tertibkan Perlintasan Sebidang hingga Kebut Proyek DDT untuk Cegah Kecelakaan Kereta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal