DPR Heran Anggaran Kemendikbudristek Berkurang Usai Penggabungan

Kiswondari
Hetifah Sjaifudian (Sindo)

"Learning loss yang terjadi harus segera kita tanggulangi, dan sebaiknya anggaran yang besar dapat dialokasikan kesana. Termasuk untuk penyediaan teknologi yang dapat menunjang pembelajaran,"  kata legislator Dapil Kalimantan Timur ini.

Sebelumnya diberitakan, dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi X DPR RI dengan Kemendikbudristek, Kamis (3/6) kemarin, terungkap terdapat selisih yang cukup besar antara pagu indikatif 2022 dengan kebutuhan anggaran 2022 yang diusulkan oleh Kemendikbudristek.

"Saat ini pagu indikatif 2022 sebesar 73,1 T, sedangkan yang kita ajukan adalah 93,2 T. Selisih sebesar 20 T ini sedang kami usulkan kepada Kemenkeu dan Bappenas," ujar Sekjen Kemendikbudristek Ainun Naim.

Sementara iti, Mendikbudristek Nadiem Makarim menjelaskan  saat ini kementeriannya sedang melakukan digitalisasi besar-besaran, salah satunya adalah membangun platform pendidikan yang dapat membantu guru melakukan pengajaran. Serta, sedang mengupayakan bantuan bagi sekolah-sekolah, dalam bentuk laptop, router, dan yang lainnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pembangunan IKN Tahap II Dikebut, Siap Jadi Ibu Kota Politik di 2028

3 hari lalu

Purbaya Ungkap Cara Bereskan Utang Whoosh, Pastikan Tak Pakai APBN

3 hari lalu

PT DKI Gelar Sidang Banding Nadiem Makarim 5 Agustus, Terbuka untuk Umum

3 hari lalu

Nadiem Ajukan Perlawanan, Sidang Banding Perdana Digelar 5 Agustus 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal