Dosen Unair Beberkan Manfaat Puasa secara Psikologis, Apa Saja?

Puti Aini Yasmin
manfaat puasa secara psikologis

"Di saat puasa itu, kita seperti handphone yang di-factory reset. Jadi, ritme sirkadian kita yang bertanggung jawab ke jam tidur itu juga diaktifkan kembali,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Atika, puasa juga bisa meningkatkan kontrol diri, serta kepekaan sosial dengan menahan segala jenis nafsu. Serta, puasa dapat memandu seseorang mengekspresikan emosi negatif dengan arah yang lebih konstruktif.

"Selain itu, ibadah satu ini juga dapat melatih empati kita terhadap sesama," ucapnya.

Terakhir, manfaat puasa secara psikologis adalah mengasah sense of self. Sehingga, setiap orang yang berpuasa tahu apa yang sebenarnya tubuh butuhkan dan dapat mengelola diri dalam berbagai situasi.

Sementara itu, agar manfaat puasa secara psikologis dapat dirasakan optimal, seseorang harus menjaga kesehatan fisik dengan baik. Sebab, hal itu saling berkaitan dengan psikis manusia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
4 bulan lalu

Profil 11 Mahasiswa Perundung Timothy Anugerah Mahasiswa Unud

Nasional
5 bulan lalu

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 Jatuh pada 18 Februari

Health
8 bulan lalu

Kenapa Kita Selalu Memikirkan Seseorang: Penjelasan Psikologis dan Cara Mengatasinya

Health
9 bulan lalu

Ashanty Puasa 120 Jam demi Terlihat Kurus, Dokter Peringatkan Bahaya Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal