Doktor Harvard Sukidi Kutip Bung Hatta: Pangkal Utama Pendidikan Karakter Berani Mengatakan Kebenaran

Tim iNews
Pemikir kebhinekaan peraih gelar doktor dari Universitas Harvard, Sukidi. (Foto: iNews)

"Saya melihatnya bahwa eh society is much more stronger than state. Jadi, masyarakat itu jauh lebih kuat dibanding negara itu sendiri. Tetapi kalau kesadaran untuk mengorganisasi bantuan kemanusiaan, kepekaan pada sesama itu justru tumbuh pada masyarakat, itu memberikan satu pesan penting bahwa kalau kita mampu mengorganisasi diri kita tanpa kehadiran negara, maka sebenarnya kita akan jauh lebih kuat," ujarnya.

Sukidi mengatakan perlawanan sipil akan muncul apabila kanal-kanal demokrasi terbendung. Pelawanan itu salah satunya terjadi di media sosial hingga akhirnya tidak mampu dikendalikan pemerintah.

"Ketika kanal-kanal aspirasi untuk perubahan itu mampet, putus, tertutup, maka yang terjadi adalah civil resistance, perlawanan sipil yang terjadi di jalanan, yang terjadi di ruang-ruang internet, ruang-ruang yang negara akhirnya tidak mampu mengendalikan dan mengontrol mereka," kata Sukidi.

Dia mengatakan perlawanan sipil itu terjadi bukan hanya disebabkan rasa frustrasi, namun juga kemarahan publik atas situasi yang tak kunjung membaik. Apalagi, menurut dia, pemerintah gagal mendiagnosis akar masalah bangsa.

"Kemarahan publik atas situasi yang memang tidak membaik dan pemerintah gagal dalam mendiagnosis akar masalah bangsa ini. Sebenarnya kemampuan untuk mendiagnosis akar masalah itu adalah separuh dari penyelesaian masalah itu sendiri," ungkapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemikir Kebhinekaan Lulusan Harvard Sukidi: Negara Rusak karena Hukum Bukan Dipatuhi tapi Dimanipulasi

57 tahun lalu

Tur Jejak Langkah Bung Hatta Sukses Digelar, Pamerkan Kiprah Sang Proklamator

57 tahun lalu

Sukidi: Serangan terhadap Andrie Yunus adalah Serangan bagi Kita Semua

57 tahun lalu

Begini Penampakan Kepala Patung Bung Karno yang Miring, Pemkab Indramayu Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal