Djoko Santoso Alami Pendarahan Otak sebelum Wafat

Felldy Aslya Utama
Mantan Panglima TNI (Purn) Djoko Santoso. (Foto: Okezone)

Wakil Ketua DPR ini mengaku, Djoko Santoso merupakan pemimpin yang berani, pantang mundur, dan mempunyai semangat yang tinggi. Hal itu terlihat dari semangatnya meski dalam kondisi kurang sehat.

"Walaupun dalam keadaan kurang sehat, beliau pasti jika bisa mengikuti rapat-rapat dan memimpin rapat-rapat langsung seperti yang pernah kami alami ketika pemenangan Prabowo-Sandi," tutur Sufmi.

Tidak hanya Partai Gerindra, dia mengungkapkan, Indonesia juga kehilangan putra terbaiknya. "Kami kehilangan, Indonesia kehilangan, putra yang termasuk terbaik di negara kita," ujar Sufmi.

Djoko Santoso meninggal hari ini di RSPAD Gatot Soebroto pukul 06.30 WIB. Kabar meninggal Djoko Santoto dibenarkan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Nefra Firdaus.

"Betul mas," katanya di Jakarta, Minggu.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Habiburokhman Balas Kritik Dino Patti Djalal ke Prabowo: Sok Paling Kemlu Sedunia

57 tahun lalu

Ryamizard Ryacudu Wafat, Kemhan: Warisan Pengabdiannya Akan Terus Dikenang

57 tahun lalu

Jenazah Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Dibawa ke Rumah Duka, Peti Berbalut Bendera Merah Putih

57 tahun lalu

Jenazah Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Rumah Duka Cikeas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal