“Kami mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Kami mohon untuk bisa dikawal, kita bersama-sama membangun Kaltim,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyentil penggunaan mobil dinas mewah salah seorang kepala daerah yang disebut mencapai Rp8,5 Miliar. Bahkan Prabowo membandingkan dengan penggunaan Maung, kendaraan operasional Presiden produksi dalam negeri yang nilainya sekitar Rp1 miliar.
Pernyataan Presiden Prabowo ini sebagai penekanan pentingnya efisiensi anggaran, termasuk dalam fasilitas penunjang jabatan.