"Enggak apa-apa, benar enggak apa-apa. Anda promosiin kita gratis, nanti baru kita jelasin biar orang tahu gitu. Enggak apa-apa, boleh enggak apa-apa juga, promosiin gratis dulu," katanya.
Namun ketika awak media mengingatkan klarifikasi diperlukan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, Joao tetap enggan mengungkapkan penjelasan mengenai isu tersebut.
"Konteksnya biar bagus gitu. Kan ini menjadi pertanyaan, nanti sudah ini kita clear-kan. Nah sekarang Anda promosikan dulu Agrinas biar orang tahu koperasi, biar orang tahu, baru nanti sudah peak, nanti kita jelasin. Satu kali selesai gitu," ujarnya.
Joao juga tidak memberikan jawaban tegas saat ditanya apakah anggaran pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun tersebut memang berada di bawah pengelolaan Agrinas Pangan Nusantara.
"Tanya sama yang ngomong. Kan bukan saya yang ngomong," katanya.
Ketika kembali didesak karena posisinya sebagai Direktur Utama Agrinas dinilai memiliki kewenangan untuk menjelaskan persoalan tersebut, Joao tetap menolak berkomentar.