JAKARTA, iNews.id - Tim penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat memeriksa eks Menkominfo, Johnny G Plate dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) periode 2020-2024. Dari pemeriksaan, Johnny mengakui menerbitkan Surat Edaran (SE) PDNS.
Meski begitu, Kasi Pidsus Kejari Jakarta Pusat, Ruri Febrianto mengatakan bahwa Johnny mengatakan bahwa persoalan teknis proyek ke anak buahnya, yakni direktur jenderal (dirjen) era dia.
"Kalau hasil pemeriksaan, kita menanyakan hasil surat edaran (SE PDNS) yang dikeluarkan dia. Cuma kalau itu dia lebih lempar ke Dirjen semua dan perencanaannya bukan di masa dia," kata dia pada wartawan, Senin (21/7/2025).
Menurutnya, Johnny diperiksa tim penyidik Kejari Jakarta Pusat berkaitan surat edaran yang dikeluarkannya sebagai Menkominfo. Dia mengaku, perencanaan proyek secara teknis dilakukan oleh anak buahnya, yang mana perencanaannya pun dilakukan pada masa dia.
Sedangkan pelaksanaannya, kata dia, baru dilakukan di kala dia menjabat sebagai Menkominfo. Johnny mengaku tak terlibat langsung di kasus tersebut karena kala itu tengah terjadi pandemi Covid-19.