Digitalisasi Bansos, Kemensos Terapkan Verifikasi Wajah untuk Penerima

Binti Mufarida
Kemensos memperkuat mekanisme digitalisasi data penerima bansos, salah satunya dengan teknologi pengenalan wajah atau Face Recognition untuk verifikasi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Sosial (Kemensos) memperkuat mekanisme digitalisasi data penerima bantuan sosial (bansos). Salah satunya dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah atau Face Recognition untuk verifikasi.

“Kalau datanya tidak akurat, maka sasarannya juga tidak tepat,” ujar Menteri Sosial, Saifullah Yusuf dalam keterangannya dikutip, Minggu (14/6/2026).

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, penguatan perlindungan sosial perlu bertumpu pada tiga hal utama, yaitu data akurat, sasaran tepat, dan Sekolah Rakyat. 

Nantinya, penerima akan terdeteksi keaktifan wajah atau liveness detection. Teknologi ini digunakan untuk memastikan bahwa orang yang melakukan verifikasi benar-benar berada di depan kamera, bukan menggunakan foto, rekaman video, atau manipulasi digital.

Gus Ipul menilai, teknologi penting untuk memperkuat validasi penerima manfaat bantuan sosial. Teknologi seperti ini, menurutnya, mendukung proses penyaluran bantuan sosial semakin akurat dan tepat sasaran. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Luhut Ungkap Bansos Nanti Tak Lagi Barang: Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

57 tahun lalu

Tegas! Mensos Coret 11.000 Penerima Bansos yang Main Judol Tahun Ini

57 tahun lalu

Peringatan Keras Cak Imin ke Penerima Bansos yang Terlibat Judol: Otomatis Dicoret!

57 tahun lalu

Mensos: 470.000 KPM Baru Akan Terima Bansos di Kuartal II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal