Mereka menyebut karakter tokoh tersebut dengan nama Greyman. Pilihan desainnya juga banyak, dengan warna kaus yang berwarna warni.
"Kami anak muda tentu ingin tampil beda. Kebanyakan kaus kampanye itu ya begitu-begitu saja, anak muda nggak suka. Lalu kami punya ide bagaimana membuat kaus untuk kampanye Pak Ganjar, tapi dengan desain yang menarik. Anak muda banget," kata Jodi, penggagas Greyman.
Ia kemudian mengumpulkan banyak anak muda untuk bergabung. Bermacam design telah berhasil diciptakan dan ternyata disukai banyak orang. Tak hanya anak muda, tapi juga kalangan tua.
"Kami ingin berdiplomasi dengan kaus oblong. Mengenalkan Pak Ganjar dengan cara dan media yang menarik," jelasnya.
Tak hanya untuk membuat kaus, ia berharap Greyman menjadi wadah anak kreatif. Nantinya, akan ada banyak komunitas yang dilibatkan.