Dewan Pers Tekankan Peran Redaksi Tetap Utama di Tengah Penggunaan AI

Carlos Roy Fajarta
Diskusi peringatan Hari Pers Nasional 2024 'Konvensi Nasional Media Massa' dengan tema 'Pers, Demokrasi Digital, dan AI Beretika' (foto: MPI)

Teknologi AI, kata dia, hanya mendukung produk jurnalistik. Verifikasi tetap dilakukan redaksi. Dewan Pers menekankan harus ada disclaimer produk jurnalistik apakah menggunakan teknologi AI atau tidak dan apakah sudah ada proses verifikasi atau belum.

"Penerapan AI harus terukur, terencana, dan dapat dikendalikan oleh redaksi. Ini harus sesuai kode etik jurnalistik. kemajuan teknologi tidak dapat diabaikan begitu saja. Proses jurnalistik, judgement redaksi masih diperlukan," kata Yadi.

Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Informasi, Nezar Patria menyebut, AI memang memiliki sebuah persoalan sendiri. Dunia jurnalistik pun ada di persimpangan jalan.

"News gathering yang mencari AI, semua ada di internet dan gadget kita. Chat GPT kecerdasan semakin lama semakin membaik. Kemampuan dalam membuat sebuah narasi atau berita lebih baik. Algaritma platform media sosial dapat mengambil audiens yang sangat targetif. Jurnalisme kita ada di persimpangan jalan dengan adanya kecerdasan buatan tersebut," kata Nezar.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

HPN ke-80 jadi Momentum Hentikan Kriminalisasi, Forwaka: Sengketa Pers Harus Diselesaikan Lewat Dewan Pers, Bukan Pidana

Nasional
11 jam lalu

Dewan Pers Minta Google Buka Dialog soal Publisher Rights di Era AI

Nasional
11 jam lalu

Dewan Pers dan Organisasi Wartawan Desak Pemerintah Ubah Perpres 32/2024 Jadi UU

Nasional
1 hari lalu

Dewan Pers Sebut Media Mainstream Masih Jadi Referensi Masyarakat, Ini Buktinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal