Detik-detik Erupsi Gunung Semeru Tak Terdeteksi, Pakar ITS Jelasnya Penyebabnya

Neneng Zubaedah
Gunung Semeru

“Erupsi ini terjadi pada skala kecil, dengan getaran seismisitas tidak terlalu dirasakan warga,” tegasnya. 

Fakta Gunung Semeru

Uniknya, Gunung Semeru merupakan gunung api yang biasa mengeluarkan gas beserta material vulkanik setiap 30 - 60 menit, dengan letusan berintensitas kecil. Hal ini yang membedakan Gunung Semeru dengan gunung api lain, seperti Gunung Merapi atau Gunung Kelud.

“Semeru jarang meletus dalam skala besar, karena secara teratur menyalurkan tekanan dan material vulkaniknya dari dalam dapur magma ke permukaan bumi,” jelas Haris.

Hal itu, menurut Haris, dapat dikatakan keuntungan karena pengumpulan tekanan besar di dalam dapur magma dapat sedikit dihindari. Erupsi yang terjadi di Gunung Semeru pasca guguran vulkanik terjadi dan tekanan bagian penutup berkurang, masih berlangsung pada erupsi skala kecil. Hal ini menunjukkan tekanan dan material di dapur magma Gunung Semeru tidak terlalu besar. 

Di sisi lain, imbuh dosen asal Blitar ini, karakter tersebut juga harus diwaspadai karena material erupsi hanya terkumpul di sekitar kawasan puncak.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
10 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,2 Km

18 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Setinggi 1 Km

20 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1,4 Km

31 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Setinggi 1,2 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal