Bom Atom ‘Demon Core’ kembali memakan korban
Insiden demon core kembali terjadi pada tanggal 21 Mei 1946. Seorang fisikawan sekaligus rekan Daghlian bernama Louis Slotin, sedang melakukan sebuah eksperimen yang serupa dengan Daghlian.
Seolah tak ingin mengulangi kesalahan yang sama dengan Daghlian, Slotin sangat berhati-hati dalam bereksperimen pada kubah plutonium. Ketika Slotin sedang menggunakan obeng untuk mempertahankan celah kecil agar neutron bisa ‘melarikan diri. Obeng yang digunakan Sloti tergelincir dan jatuh di kubahnya.
Obeng yang jatuh tempat di kubah tersebut menutupi bom atom Demon Core sehingga memantulkan banyak neutron. Beberapa ilmuwan di ruangan tersebut merasakan panas dan melihat kilatan biru ketika Demon Core memasuki fase superkritis.
Insiden dalam eksperimen Slotin mengakibatkan dia dan ketujuh orang lainnya yang berada di ruangan tersebut terkena ledakan radiasi. Slotin meninggal sembilan hari kemudian setelah insiden obeng tergelincir.