Defisit APBN Tembus Rp135,7 Triliun di Februari 2026, Ini Penjelasan Purbaya

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut defisit APBN sebesar Rp135,7 triliun hingga Februari 2026 masih sangat aman dan dalam koridor perencanaan fiskal. (Foto: Dok. IMG)

Meski belanja dipacu kencang, tekanan terhadap defisit berhasil diredam oleh penerimaan negara yang tetap tumbuh positif. Realisasi pendapatan negara mencapai Rp358 triliun (tumbuh 12,8 persen yoy), dengan sektor perpajakan menjadi motor utama.

Penerimaan Pajak mencapai Rp245,1 triliun, tumbuh kuat sebesar 30,4 persen. Untuk Kepabeanan dan Cukai, meski sempat terkontraksi, data terbaru menunjukkan cukai sudah kembali tumbuh 7 persen.

Purbaya menyimpulkan bahwa postur fiskal saat ini membuktikan peran APBN yang berjalan optimal sebagai instrumen stabilisasi sekaligus penggerak roda ekonomi.

"Secara keseluruhan kombinasi pendapatan negara yang tumbuh positif, belanja yang terakselerasi untuk mendorong ekonomi, serta defisit yang tetap terkendali menunjukkan bahwa APBN terus berperan optimal sebagai instrumen stabilisasi sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi nasional," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Pastikan Belum Rombak APBN usai Harga Minyak Naik: Kita Masih Aman, Masih Kuat

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu Purbaya ke Istana, Bahas Apa?

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Lantik 1.585 Pejabat Baru: Jangan Main-Main, Kalau Ada yang Salah akan Ditindak!

Video
1 hari lalu

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Ekonomi Indonesia Masih Aman dari Krisis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal