Sementara itu, Perwakilan Perkumpulan Suporter yakni Sekretaris Umum Perkumpulan Pengurus Pusat (PP) The Jak Mania Muhammad Aditya Putra mengucapkan terima kasih atas inisiatif LPDB Koperasi mengajak perkumpulan suporter untuk mengembangkan bisnis melalui koperasi.
"Karena memang potensi untuk pengembangan ekonomi di lingkup suporter cukup besar. Sudah seharusnya ini di-guide oleh pemerintah melalui LPDB Koperasi dan kami sangat menyambut," ujar Aditya.
Sementara Syifa Nadhila dari I.League Operator Liga Indonesia juga mengungkapkan, pihaknya sebagai operator kompetisi sepak bola di Indonesia mendukung penuh inisiatif yang digerakkan oleh LPDB Koperasi. Dia menilai koperasi suporter bisa memperkuat basis fans engagement di berbagai daerah.
"Di seluruh Indonesia ini kan selalu ada basis suporter yang sangat fanatik ke klub-klub. Dengan LPDB, kita bisa membuat kerja sama dalam bentuk koperasi sehingga mereka yang ada di daerah mana pun bisa lebih baik seperti itu dan bisa dimanfaatkan keanggotaannya. I-League sebagai operator tentunya terbuka dengan kerjasama yang sangat positif," kata Syifa.
Deva menegaskan program ini tidak akan berhenti di sepak bola, tetapi juga menyasar cabang olahraga lain seperti bulutangkis dan basket. Dia berharap koperasi suporter dapat meningkatkan posisi tawar komunitas serta menarik lebih banyak anak muda, termasuk fans club yang jumlahnya lebih besar dari suporter terdaftar.
"Saya berharap dengan pembuatan koperasi yang berbasis dengan suporter ini akan meningkatkan bargaining position dari para suporter sepak bola, menggaet lebih banyak anak-anak muda yang bukan hanya suporter tapi fans club. Karena fans club itu jumlahnya lebih banyak dari suporter yang terdaftar di masing-masing klub sepak bola," pungkas Deva.