Pertemuan strategis tersebut digelar khusus untuk memetakan capaian sekaligus merumuskan langkah taktis berikutnya dalam memangkas birokrasi korporasi yang selama ini dinilai terlalu gemuk.
Fokus pembahasan dalam rapat internal tersebut berpusat pada beberapa poin krusial, mulai dari percepatan penyederhanaan struktur usaha, penajaman bisnis inti, hingga optimalisasi aset-aset potensial milik negara.
Langkah integrasi tersebut juga diarahkan untuk mengeliminasi tumpang tindih fungsi usaha antarentitas BUMN, sehingga setiap modal negara dapat terserap secara produktif tanpa adanya pemborosan anggaran.
Dia berharap, langkah pembenahan internal ini dapat meningkatkan efektivitas tata kelola manajerial serta melahirkan perusahaan negara yang berdaya saing global. Dengan struktur yang lebih ramping, gerak BUMN diproyeksikan akan menjadi jauh lebih lincah dalam merespons dinamika pasar domestik maupun internasional.
"Upaya berkelanjutan ini adalah komitmen kami bersama Danantara untuk membangun BUMN yang lebih kompetitif, profesional, serta mampu berkontribusi maksimal dalam pembangunan nasional," tuturnya.