Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dony Oskaria Jamin Kontrak Ekspor SDA Tetap Berjalan Meski DSI Mulai Beroperasi
Advertisement . Scroll to see content

Dony Oskaria Ungkap Merger BUMN Karya Molor ke Kuartal IV 2026

Selasa, 09 Juni 2026 - 08:03:00 WIB
Dony Oskaria Ungkap Merger BUMN Karya Molor ke Kuartal IV 2026
COO Danantara, Dony Oskaria mengatakan merger BUMN molor ke kuartal IV 2026. (Foto: Riyan Rizki)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Pengatur BUMN Dony Oskaria mengatakan rencana merger BUMN Karya mundur ke kuartal IV 2026. Sebelumnya rencana ini ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini.
 
Dony menjelaskan, hal tersebut lantaran masih ada proses restrukturisasi yang saat ini masih dilakukan untuk beberapa perusahaan pelat merah di sektor karya. Namun ia optimis merger tersebut akan berhasil dilakukan pada akhir tahun ini.

"Yang tertunda itu di BUMN Karya, awalnya kan Juni ya. Kemungkinan nanti akan digeser menjadi di kuartal keempat. Karena masih banyak restrukturisasi yang harus diselesaikan," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senin (8/6/2026).

Sebelumnya Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma'ruf mengatakan saat ini pihaknya masih bekerja sama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk membahas proses holdingisasi, pembubaran, merger, hingga pembentukan BUMN, termasuk nasib perusahaan pelat merah di sektor karya.  

"Memang proses merger, holdingisasi, pembubaran, hingga pembentukan BUMN itu ada di kami tepatnya (BP BUMN). Sedang kami kaji bagaimana merger kelompok BUMN Karya," ujarnya saat ditemui di Jakarta (19/11/2025).

BUMN karya yang rencananya akan dilebur seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, atau PTPP.

Dalam skema yang disusun Kementerian BUMN, Waskita Karya akan dilebur ke Hutama Karya, Nindya Karya dan Brantas Abipraya dilebur ke Adhi Karya, lalu Wijaya Karya alias WIKA akan dilebur ke PTPP.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut