Setelah gencatan senjata, bentrokan-bentrokan tetap saja terjadi sampai berpuncak pada terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur) pada tanggal 30 Oktober 1945 sekitar pukul 20.30.
Pengganti Mallaby, Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum pada 10 November 1945 untuk meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan.
Ultimatum itu tidak dihiraukan. Pada tanggal 10 November 1945 pagi tentara Inggris melancarkan serangan besar-besaran.
Terjadi perang antara kaum Padri dan kaum adat, namun terjadi perjanjian perdamaian pada tanggal 15 Juli 1825 di Padang,dimana perang ini mengharuskan tentara Belanda ditarik ke Jawa.
Pada tahun 1834 Belanda mengesahkan pasukannya untuk mengepung pusat pertahanan kaum Padri di Bonjol. Kemudian pada tanggal 25 Oktober 1837 Tuanku Iman Bonjol tertangkap dan diasingkan ke Minahasa hingga wafatnya.