- Memiliki tulang pipi yang tebal dan kuat
- Otot kunyahnya kuat
- Memiliki tonjolan kening yang mencolok
- Memiliki tonjolan belakang yang tajam
- Tidak memiliki dagu
- Perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat
- Perawakannya tegap
- Makanannya tumbuh-tumbuhan
Manusia jenis ini merupakan manusia sejenis monyet (kera). Pithecanthropus berarti manusia kera, sedangkan Erectus berarti berjalan tegak. Fosil manusia ini ditemukan tahun 1891 di Trinil pertama kali oleh seorang penggali marmer yang bernama van Reitschotten.
Kemudian, fosil ini diteliti oleh Eugene Dubois. Adapun, ciri-ciri manusia purba Pithecanthropus Erectus yaitu:
- Tinggi badan sekitar 165-180 cm
- Volume otaknya sekitar 750-1350 cc
- Bentuk tubuh dan anggota badannya tegap
- Alat pengunyahan dan tengkuknya kuat
- Rahangnya besar dan kuat
- Hidungnya tebal
- Memiliki tonjolan kening tebal
- Tidak memiliki dagu
- Bagian belakang kepalanya menonjol
Homo sapiens ini diperkirakan manusia purba yang bentuk fisiknya hampir sama dengan manusia modern saat ini. Manusia purba ini pertama kali ditemukan di daerah Wajak oleh van Reitschotten dan diteliti oleh Eugene Dubois