Ciri-Ciri Anak Terpapar Radikalisme Versi Densus 88, Apa saja?

Puteranegara Batubara
Ilustrasi radikalisme (dok. ilustrasi)

Ciri lainnya, anak yang terpapar paham ekstrem menyukai konten kekerasan secara berlebihan dan ketergantungan pada handphone. Saat diperiksa, respons mereka bisa sangat emosional atau defensif.

"Dan yang terakhir, simbol-simbol yang tadi, simbol baik itu pistol, senjata api, replika, dan pisau yang identik dengan kekerasan," ucap dia.

Menurut Densus 88, dari Januari 2025 hingga awal Januari 2026, tercatat ada 70 anak terpapar paham neo-Nazi dan supremasi kulit putih (white supremacy). Wilayah terbanyak berada di Jakarta (15 anak), Jawa Barat (12 anak) hingga Jawa Timur (11 anak). Rentang usia anak-anak ini 11 hingga 18 tahun, dengan mayoritas berusia 15 tahun, tepat di masa transisi dari SMP ke SMA.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Densus 88: Siswa Lempar Bom Molotov di SMP Kalbar Korban Bully

Nasional
16 jam lalu

Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri di Samping Pusara Suami

Nasional
17 jam lalu

Mendiang Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri Dapat Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara dari Presiden Prabowo

Nasional
19 jam lalu

Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri Dimakamkan secara Kedinasan Upacara Kebesaran Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal