Cerita Saksi Hidup Gempa dan Tsunami Banyuwangi 1994, Terseret Arus hingga Panjat Pohon

Binti Mufarida
BNPB mengadakan kegiatan Refleksi Gempa Tsunami 1994 Kabupaten Banyuwangi. (Foto BNPB).

Antara lain dengan melakuan mitigasi berbasis vegetasi, yaitu melakukan penanaman pohon yang berakar kuat serta kokoh guna menjadi tempat untuk berlindung ketika tsunami datang. 

Dapat juga dengan menyediakan lahan untuk Hutan Pantai yang berisikan Pohon Kelapa, Pohon Cemara, Pohon Pule, Pohon Ketapang, Pohon Mahoni dan Pohon Beringin yang juga dapat dimanfaatkan untuk penahan arus gelombang dan sebagai tempat berlindung. Selain itu penanaman Mangrove sebagai salah satu upaya pemecah dan penahan gelombang tsunami

Kemudian saat diterjang tsunami, dapat berenang mengikuti arus dan mencari sesuatu yang dapat dipergunakan untuk mengapung. Seperti kayu, material rumah, jerigen, galon, dan benda apapun yang bisa menahan agar tidak tenggelam. Atau menaiki pohon yang diperkirakan kuat diterjang oleh gelombang tsunami.
 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meteor yang Tabrak Atmosfer Bumi Picu Dentuman dan "Gempa" di AS Ternyata Seukuran Gajah

57 tahun lalu

Gempa M5,4 Guncang Sarmi Papua Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

BNPB: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah

57 tahun lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal