Cerita Robert Prasetya Diaspora Indonesia, Diintimidasi saat Deklarasi Ganjar-Mahfud di Kanada

Agung Bakti Sarasa
Acara deklarasi Ganjar-Mahfud di Vancouver sekaligus pencanangan Warung Demokrasi yang awalnya diinisiasi sebagai Warung Mas Ganjar oleh para relawan secara serentak di Toronto, Canada dan Atlanta, Amerika Serikat. (Foto: Ist)

Sebab menurutnya, Undang-Undang Indonesia hanya berlaku di Indonesia. Sementara kegiatan yang digelarnya ini berlokasi di Vancouver, Kanada.

"Undang-Undang Indonesia cuma berlaku di Indonesia, apa yang saya bikin ini, bukan dalam wewenang UU Indonesia. Kamu tidak punya wewenang sama sekali untuk menegur saya, apalagi untuk membatalkan," katanya.

Robert juga mengaku sebelumnya telah berkoodinasi dengan tim Ganjar-Mahfud sehingga dipastikan tidak ada pelanggaran dalam deklarasi dukungan tersebut.

"Tapi yang jelas apa yang saya bikin itu menurut Undang-Undang, terus saya bilang saya sudah bicarakan hal ini dengan tim pengacara Ganjar dan Pak Mahfud. Jadi apa yang saya bikin sama sekali tidak melanggar," ujarnya.

Robert mengatakan, deklarasi dukungan Ganjar-Mahfud ini bentuk kepedulian terhadap negara kelahirannya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dokter Tifa dan Roy Suryo Ngaku Diintimidasi Jelang Pembuktian Ijazah Jokowi, Sebut Ada Pihak Takut Hadapi Persidangan

57 tahun lalu

Hasil Investigasi terkait Kematian Dokter Icha, Kemenkes Temukan Lemahnya Pengamanan di IGD

57 tahun lalu

Puan Soroti Dugaan Intimidasi di Balik Kematian Dokter Icha: Penyelidikan Harus Tuntas

57 tahun lalu

Hari-Hari Terakhir Dokter Icha, Menangis hingga Depresi Diduga usai Diintimidasi Anggota DPRD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal