Cerita Mariano dan Mariana, Jemaah Haji Kembar Kompak Doa Minta Jodoh di Tanah Suci

Dani Adil
Jemaah haji Mariano dan Mariana (foto: MPI)

Mariano dan Mariana sehari-hari bekerja sebagai petani perkebunan karet di Desa Sipaho. Selama 11 tahun, Mariano dan Mariana menabung sebanyak Rp200.000 per minggu hingga akhirnya terkumpul dan bisa disetor sebagai biaya naik haji. 

Soal jodoh menjadi salah satu doa khusus yang akan dipanjatkan Mariano dan Mariana di depan Kabah. 

"Kan kami belum menikah. Doa kami dari kampung, jika betul kami berangkat (naik haji) ke Tanah Suci. Semoga ketika pulang dari Tanah Suci, ada jodoh buat saya. Saya mau kawin. Pertama doa minta jodoh, kedua minta rezeki," ujar Mariano, yang diamini Mariana.

Terkait pelayanan haji 2022 yang disediakan pemerintah Indonesia, Mariano dan Mariana merasa puas. "Kami diberikan makanan dan diberikan pelayanan selama berangkat," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhaj-Wamenhaj Datangi Kediaman Prabowo di Hambalang, Lapor Pelaksanaan Haji 2026

57 tahun lalu

Pemulangan Gelombang I Selesai, 95.178 Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air

57 tahun lalu

Update Pemulangan Jemaah Haji: 76.829 Orang Telah Tiba di Indonesia

57 tahun lalu

Duka dari Tanah Suci, Dokter Petugas Haji asal Baubau Meninggal Diduga Kelelahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal